Kenali 4 Perbedaan IGD dan UGD yang Sering Dikira Sama 

Kenali 4 Perbedaan IGD dan UGD yang Sering Dikira Sama 

Banyak orang mengira bahwa UGD dan IGD adalah layanan kesehatan yang sama. Meskipun sekilas mirip, ada beberapa perbedaan IGD dan UGD yang harus Anda pahami agar tidak salah periksa. 

Ada beberapa faktor yang membedakan keduanya, dari segi istilah, skala pelayanan, hingga dokter. Dengan memahami perbedaan ini, Anda tidak akan salah lagi untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang tepat dan cepat. 

4 Perbedaan IGD dan UGD di Rumah Sakit 

Melansir Centers for Diseases Control and Prevention, IGD/ UGD merupakan Emergency Department dalam rumah sakit yang buka 24 jam seminggu. Fungsinya adalah untuk melayani pasien darurat yang memerlukan penanganan segera. 

Dari segi fungsi, IGD dan UGD sama-sama menerima pasien gawat darurat, tapi baik skala dan pelayanan bisa sedikit berbeda. 

1. Beda Istilah di Indonesia 

Di Indonesia, UGD adalah Unit Gawat Darurat sedangkan IGD merupakan Instalasi Gawat Darurat. 

UGD adalah istilah yang hadir terlebih dahulu yaitu sejak sebelum 2010 yang mana belum ada standarisasi oleh pemerintah. 

Sedangkan IGD menjadi istilah resmi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 

Istilah ini penting demi menyesuaikan struktur rumah sakit yang dasarnya adalah instalasi layanan. 

2. Pelayanan 

Jika melihat istilahnya, baik itu IGD dan UGD memang menerima pasien gawat darurat. 

Namun, UGD bertujuan memberikan pertolongan pertama untuk orang yang mengalami kecelakaan transportasi, sesak nafas, serangan jantung. 

Di sisi lain, IGD mampu memberikan pertolongan pertama untuk perawatan kondisi medis umum juga selain kecelakaan. Misalnya, penyakit dalam maupun cedera ringan. 

3. Dokter Jaga 

Memperhatikan layanan UGD yang lebih umum khususnya kecelakaan, maka dokter jaga biasanya adalah dokter umum. Mereka juga bisa melakukan tindakan operasi darurat sesuai kondisi pasien. 

IGD biasanya memiliki dokter jaga yang lebih lengkap, dari dokter umum hingga dokter spesialis. Mulai dari dokter spesialis kebidanan, anak, bedah, hingga penyakit dalam. 

4. Lokasi dan Ruangan 

Apabila memperhatikan lokasi, UGD biasanya terdapat pada rumah sakit skala sedang hingga besar, bahkan puskesmas. 

Ruangannya pun relatif lebih kecil atau terbatas mengingat tidak semua pasien darurat bisa mendapat penanganan. 

Sedangkan IGD bisa berada pada rumah sakit umum Jakarta atau yang skalanya besar. Ruangan pun lebih luas dengan fasilitas sangat lengkap, mengingat dokter jaga juga merupakan dokter spesialis. 

IGD bisa memiliki fasilitas lengkap seperti rontgen portable, USG, atau peralatan lain yang penting bagi dokter spesialis. 

Selain mengenali perbedaan IGD dan UGD, Anda juga perlu tahu kapan sebaiknya untuk pergi ke IGD atau UGD. 

Jika kondisi sudah parah karena kecelakaan, terasa nyeri di dada, bahkan kesadaran menurun, Anda perlu penanganan cepat. 

Kunjungi rumah sakit umum Jakarta seperti RS St. Carolus yang memiliki IGD dengan banyak dokter spesialis yang siap 24 jam. Dengan dokter jaga dan fasilitas lengkap, Anda akan mendapat penanganan tepat. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *